Kiprah P3K semakin Perkasa, Jabatan semakin mengangkasa
Jangan Sampai Pangkat Naik, Senyum Turun
Ada fenomena unik yang kadang muncul setelah seseorang mendapatkan posisi.
Sebelum punya jabatan, senyum murah.
Setelah punya jabatan, senyum mulai seperti barang impor.
Dulu lewat depan staf:
“Pagi, apa kabar?”
Setelah punya jabatan:
angguk sedikit.
Mungkin karena energi senyum sudah habis dipakai saat rapat.
Padahal jabatan seharusnya tidak membuat wajah semakin sulit didekati.
Semakin tinggi posisi, semakin besar kebutuhan untuk tetap manusiawi.
Karena kalau bawahan sudah takut menyampaikan masalah, pimpinan akhirnya hanya menerima laporan yang semuanya berbunyi:
“Aman, Pak.”
Padahal di belakang meja, semua sedang kebakaran.





