Beranda » Kiprah P3K semakin Perkasa, Jabatan semakin mengangkasa
Kiprah P3k Semakin Perkasa Sebelahnya Hilang Asa

Kiprah P3K semakin Perkasa, Jabatan semakin mengangkasa

Dulu, ketika mendengar kata P3K, pikiran orang bisa langsung tertuju pada kotak pertolongan pertama.

Isinya kapas.

Perban.

Obat merah.

Plester.

Sekarang beda cerita.

P3K bukan lagi sekadar soal luka lecet. Kini, P3K mulai hadir di ruang-ruang pelayanan publik, ruang guru, fasilitas kesehatan, kantor pemerintahan, sampai ruang rapat yang kadang pesertanya lebih banyak daripada keputusan yang dihasilkan.

Zaman berubah.

P3K makin perkasa.

Dan kalau angin karier sedang baik, jabatan pun perlahan mengangkasa.

Dulu mungkin dipanggil:

“Mas, tolong fotokopi ini.”

Sekarang bisa berubah menjadi:

“Mohon arahan, Pak.”

Perjalanan hidup memang penuh misteri.

Dulu Cari Pengakuan, Sekarang Cari Ruang Rapat

Pada awal perjalanan, sebagian P3K mungkin lebih sering sibuk menjelaskan status.

“Bukan honorer lagi.”

“Sudah P3K.”

“Sudah ASN.”

“Kontrak, tapi resmi.”

Percakapan semacam itu bisa lebih rumit daripada menjelaskan hubungan keluarga saat Lebaran.

Tetapi ketika kiprah mulai terlihat, pertanyaan pun berubah.

Bukan lagi:

“Statusnya apa?”

Melainkan:

“Sekarang jabatannya apa?”

Nah, ini sudah beda level.

Kalau dulu sibuk membuktikan keberadaan, sekarang bisa jadi sibuk mencari ruang rapat yang kosong.

Sebab salah satu tanda karier mulai menanjak adalah jumlah rapat meningkat secara misterius.

Pekerjaan belum tentu berkurang.

Tapi undangan rapat bertambah.

Bagikan ini :