Jumlah Peserta Didik Lebih dari 1.000 Siswa, Tapi Sekolah Terkesan “Miskin BOS”? Ke Mana Dana Operasionalnya ?
BOS Bukan Sekadar Harus Habis, tetapi Harus Terasa Manfaatnya
Pada akhirnya, keberhasilan pengelolaan BOS bukan diukur dari kemampuan sekolah menghabiskan anggaran hingga saldo menjadi nol.
Bukan pula hanya dari lengkapnya laporan pertanggungjawaban.
Ukuran yang lebih penting adalah apakah dana tersebut benar-benar membantu sekolah memberikan layanan pendidikan yang lebih baik.
Murid merasakan pembelajaran yang lebih baik.
Guru memiliki sarana yang memadai.
Buku tersedia.
Lingkungan sekolah terawat.
Kegiatan siswa berjalan.
Teknologi pembelajaran dapat digunakan.
Administrasi tertib.
Dan kebutuhan prioritas sekolah ditangani secara rasional.
Pemerintah sendiri menegaskan bahwa BOSP 2026 diarahkan bukan hanya untuk menjaga operasional sekolah, tetapi untuk meningkatkan layanan dan mutu pendidikan. Secara nasional, pemerintah mengalokasikan sekitar Rp59 triliun untuk BOSP tahun 2026 melalui skema Reguler, Kinerja, dan Afirmasi.
Karena itu, ketika sebuah sekolah mempunyai peserta didik lebih dari 1.000 orang tetapi terus memberikan kesan seolah-olah “miskin BOS”, pertanyaan yang tepat bukan langsung:
“Siapa yang mengambil uangnya?”





