Bilangan Berpangkat Bulat
Ketika mempelajari operasi perkalian, kamu pasti pernah menemukan bentukbentuk perkalian seperti
berikut : 7 x 7, 5 x 5 x 5, (-2) x (-2) x (-2) x (-2), (0,5) x (0,5) x (0,5) x (0,5) x (0,5) dan lain sebagainya. Bentuk-bentuk perkalian berulang tersebut dapat dinyatakan dalam bentuk bilangan berpangkat.
7 × 7 ditulis 72 dibaca tujuh pangkat dua atau tujuh kuadrat. 5 × 5 × 5 ditulis 53 dibaca lima pangkat tiga. (-2) x (-2) x (-2) x (-2) ditulis (–2)4 dibaca negatif empat pangkat empat. (0,5) × (0,5) × (0,5) × (0,5) × (0,5) ditulis (0,5)5 dibaca nol koma lima pangkat lima.
Bilangan berpangkat merupakan bentuk sederhana dari perkalian berulang dan memperjelas definisi bilangan berpangkat berikut. Jika a ∋ R (bilangan real) dan n adalah bilangan bulat maka bilangan an (dibaca a pangkat n) didefinisikan sebagai perkalian berulang a sebanyak n kali (faktor).

an disebut bilangan berpangkat, a disebut bilangan pokok, dan n disebut pangkat (eksponen).
Contoh :
45 = 4 × 4 × 4 × 4 × 4
76 = 7 × 7 × 7 × 7 × 7 × 7 × 7
(–3)4 = (–3) × (–3) × (-3) × (–3)
Berdasarkan penjelasan di atas, diperoleh sifat-sifat bahwa Misalkan a, b ∈ R dan m, n adalah bilangan bulat positif.






