Dungu Berjaya Banyak Karya Tak Bermakna

Inilah Negeri Konoha: Ketika Kedunguan Menjadi Sistem dan Karya Kehilangan Makna

Ketika Kebenaran Kalah oleh Kenyamanan

Setiap peradaban tumbuh melalui keberanian mempertanyakan dirinya sendiri.

Ilmu pengetahuan lahir dari keraguan.

Filsafat lahir dari pertanyaan.

Kemajuan politik lahir dari kritik terhadap kekuasaan.

Perbaikan institusi lahir dari kesediaan mengakui bahwa sesuatu mungkin salah.

Namun Konoha memiliki hubungan yang aneh dengan kritik.

Di negeri ini, kebenaran sering dinilai bukan dari argumentasinya, tetapi dari siapa yang mengatakannya.

Kritik tidak diperiksa substansinya, melainkan dicurigai motifnya.

Jika kritik datang dari kawan, ia disebut masukan.

Jika datang dari lawan, ia disebut serangan.

Akibatnya, percakapan publik tidak lagi berorientasi pada pencarian kebenaran.

Ia berubah menjadi pertarungan identitas.

Orang tidak bertanya:

“Apakah pernyataan ini benar?”

Mereka bertanya:

“Orang ini berada di pihak siapa?”

Ketika masyarakat lebih sibuk memeriksa identitas pembicara daripada isi pembicaraan, rasionalitas perlahan kehilangan tempatnya.

Dan ketika rasionalitas kehilangan tempat, kebenaran menjadi yatim piatu.

Bagikan ini :